Kecerdasan Artifisial atau Artificial Intelligence (AI) dapat membantu kita membuat berbagai macam pekerjaan menjadi lebih mudah. Namun, hasil yang diberikan AI sangat dipengaruhi oleh bagaimana kita memberikan instruksi.

Instruksi yang diberikan kepada AI disebut prompt. Semakin jelas dan lengkap sebuah prompt, semakin besar kemungkinan AI memberikan hasil yang sesuai dengan kebutuhan kita.


Apa Itu Prompt?

Prompt adalah perintah, pertanyaan, atau instruksi yang kita berikan kepada AI agar AI melakukan sesuatu sesuai dengan yang kita inginkan.

Contoh sederhana:

Prompt sederhana:
"Buatkan artikel tentang sepeda motor."

Prompt tersebut memang dapat dipahami oleh AI, tetapi masih terlalu umum. Hasil yang diberikan mungkin tidak sesuai dengan apa yang sebenarnya kita butuhkan.

Kita dapat membuat prompt yang lebih jelas dengan memberikan informasi tambahan.

Prompt yang lebih jelas:
"Buatkan artikel tentang cara merawat sepeda motor untuk siswa SMK jurusan Teknik Sepeda Motor. Gunakan bahasa sederhana, terdiri dari 5 paragraf, dan berikan contoh perawatan yang dapat dilakukan sehari-hari."

Prompt kedua memberikan informasi yang lebih lengkap sehingga AI memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai hasil yang kita inginkan.


Mengapa Prompt Harus Jelas?

AI tidak selalu mengetahui apa yang kita pikirkan. Jika instruksi terlalu singkat atau tidak jelas, AI dapat memberikan jawaban yang terlalu umum atau tidak sesuai kebutuhan.

Prompt yang baik membantu kita untuk:

  • Mendapatkan jawaban yang lebih sesuai.
  • Menghemat waktu dalam memperbaiki hasil AI.
  • Mengarahkan AI sesuai tujuan.
  • Menghasilkan tulisan atau ide yang lebih terstruktur.
  • Mengurangi kesalahan atau informasi yang tidak diperlukan.

Struktur Dasar Prompt

Salah satu cara sederhana untuk membuat prompt adalah menggunakan tiga bagian utama:

  1. Persona
  2. Tujuan
  3. Konteks

1. Persona

Persona adalah peran yang kita berikan kepada AI. Dengan menentukan peran, kita dapat membantu AI memahami sudut pandang yang diinginkan.

Contoh:

"Bertindak sebagai guru SMK..."

Contoh lainnya:

  • "Bertindak sebagai teknisi sepeda motor."
  • "Bertindak sebagai penulis artikel."
  • "Bertindak sebagai desainer grafis."
  • "Bertindak sebagai guru Bahasa Indonesia."

2. Tujuan

Tujuan menjelaskan apa yang kita ingin AI lakukan.

Contoh:

"Buatkan materi pembelajaran tentang perawatan sepeda motor."

Tujuan sebaiknya ditulis secara langsung dan tidak berbelit-belit.

3. Konteks

Konteks memberikan informasi tambahan agar AI memahami situasi atau sasaran dari pekerjaan yang diminta.

Contoh:

"Materi ditujukan untuk siswa SMK kelas X jurusan Teknik Sepeda Motor. Gunakan bahasa sederhana dan berikan contoh yang dekat dengan kehidupan siswa."

Menggabungkan Persona, Tujuan, dan Konteks

Ketiga bagian tersebut dapat digabungkan menjadi sebuah prompt yang lebih lengkap.

Contoh Prompt Lengkap:

"Bertindak sebagai guru SMK. Buatkan materi pembelajaran tentang perawatan sepeda motor untuk siswa kelas X Teknik Sepeda Motor. Gunakan bahasa yang sederhana, jelaskan langkah-langkah perawatan, dan berikan contoh kegiatan yang dapat dilakukan siswa di bengkel sekolah."

Dibandingkan dengan prompt yang hanya berbunyi "Buat materi tentang sepeda motor", prompt tersebut jauh lebih jelas karena AI mendapatkan informasi mengenai peran, tujuan, dan konteks.


Contoh Prompt untuk Berbagai Kebutuhan

Untuk Membuat Artikel

"Bertindak sebagai penulis artikel. Buat artikel tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah untuk siswa SMK. Gunakan bahasa sederhana, terdiri dari 5 paragraf, dan berikan contoh kegiatan yang dapat dilakukan siswa."

Untuk Membuat Ide Presentasi

"Bertindak sebagai guru. Buatkan rancangan presentasi tentang keselamatan kerja di bengkel sepeda motor. Buat 8 bagian materi dan berikan poin penting pada setiap bagian."

Untuk Membantu Belajar

"Bertindak sebagai tutor. Jelaskan pengertian sistem pengereman sepeda motor kepada siswa SMK kelas X menggunakan bahasa sederhana dan berikan contoh penerapannya."

Untuk Membuat Ide Proyek

"Bertindak sebagai pembimbing proyek. Berikan 5 ide proyek sederhana menggunakan AI yang dapat dikerjakan siswa SMK. Jelaskan tujuan dan hasil yang dapat dibuat dari setiap proyek."

Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Membuat Prompt

Beberapa kesalahan yang perlu dihindari antara lain:

  1. Instruksi terlalu singkat.
  2. Tujuan tidak dijelaskan.
  3. Tidak menyebutkan siapa yang menjadi sasaran.
  4. Tidak menentukan bentuk hasil yang diinginkan.
  5. Menggunakan kalimat yang memiliki banyak arti.
  6. Memberikan terlalu banyak perintah yang tidak berhubungan.

Sebagai contoh, prompt:

"Buatkan tugas tentang AI."

masih terlalu umum. Prompt tersebut dapat diperbaiki menjadi:

"Buatkan tugas individu tentang penggunaan AI dalam kehidupan sehari-hari untuk siswa SMK kelas X. Tugas terdiri dari 5 pertanyaan uraian dan meminta siswa memberikan contoh penggunaan AI yang mereka temui."

Tips Membuat Prompt yang Baik

  • Gunakan kalimat yang jelas dan mudah dipahami.
  • Tentukan apa yang ingin dibuat.
  • Berikan informasi yang diperlukan.
  • Tentukan sasaran atau pengguna hasilnya.
  • Berikan batasan jika diperlukan.
  • Tentukan bentuk atau format hasil yang diinginkan.
  • Periksa kembali hasil AI sebelum digunakan.
Ingat!
AI adalah alat bantu. Hasil dari AI tetap perlu diperiksa, dipahami, dan disesuaikan sebelum digunakan.

Aktivitas Pembelajaran

Perhatikan contoh prompt berikut:

"Buatkan penjelasan tentang sepeda motor."

Ubahlah prompt tersebut menjadi lebih lengkap dengan menambahkan:

  1. Persona – siapa yang diperankan oleh AI.
  2. Tujuan – apa yang harus dibuat oleh AI.
  3. Konteks – informasi tambahan yang diperlukan.

Setelah itu, buatlah satu prompt sendiri dengan tema yang berkaitan dengan jurusan atau kegiatan sehari-hari.


Tugas

Buat 3 prompt dengan menggunakan struktur Persona, Tujuan, dan Konteks.

Gunakan ketentuan berikut:

  1. Prompt pertama untuk membuat tulisan.
  2. Prompt kedua untuk membantu proses belajar.
  3. Prompt ketiga berkaitan dengan bidang keahlian atau pekerjaan.

Tuliskan setiap prompt dengan jelas. Setelah selesai, jelaskan secara singkat bagian mana yang merupakan Persona, Tujuan, dan Konteks pada setiap prompt.


Kesimpulan

Prompt merupakan cara kita berkomunikasi dengan AI. Prompt yang baik tidak harus panjang, tetapi harus jelas, terarah, dan memiliki informasi yang cukup.

Dengan memahami Persona, Tujuan, dan Konteks, kita dapat memberikan instruksi yang lebih baik sehingga hasil AI menjadi lebih sesuai dengan kebutuhan.

Prompt yang baik menghasilkan komunikasi yang lebih baik dengan AI.